Thursday, 27 March 2014

Pidato Menggapai Mimpi

Oke, kali ini saya akan menyampaikan tentang pidato saya ketika pelajaran Muhadharah di kelas XI IPS MA NIPA RAKHA . . .

 mau tau gimana pidatonya .... ?? Cekidoottt !!

Assalamualaikum Wr.Wb.
Segala Puji bagi Allah, yang telah memberikan nikmat dan karunianya... sehingga kita bisa berkumpul disini untuk mendengarkan Pidato dari salah satu Ustadz Kondang disini (saya) #JustKid ahahaha.

Shalawat serta salam tak lupa kita hanturkan kepada junjungan kita, Nabi besar Muhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman Jahiliyyah ke zaman yang diridhai Allah Minadzulumati Ilan Nur.

 Teman-Teman.

Menurut Surah Ar-rad ayat 11 , Allah tidak akan merubah kita menjadi Sukses, dapat mencapai mimpi atau cita-cita, tanpa usaha kita sendiri.
Sebagai manusia yang normal tentu kita menginginkan kehidupan yang sukses.
Pepatah mengatakan bahwa ”tak ada kesuksesan tanpa usaha”. Bener Gak ?? Artinya: kesuksesan memang bukan hal yang datang tiba-tiba. Ia datang kepada kita melalui jalan keteguhan, kecerdikan, dan ketekunan. Ingat yaa itu rumus untuk sukses .

Sama halnya dengan mengejar mimpi atau cita-cita. Semua orang pasti memiliki mimpi, manusia yang tidak memiliki mimpi sama seperti burung yang tak memilik sayap,

Kita juga harus berusaha!! dan tak lupa berdoa kepada Allah tentunya … Karena berusaha tanpa berdoa namanya Sombong , tapi kalau Berdoa tanpa Usaha itu sama aja Bohong.

Pepatah mengatakan “ Gantungkan cita-citamu Setinggi langit “ nah pertanyaannya adalah : Dapatkah kita menggapai cita-cita yang telah kita gantung tinggi itu ??? Ooo Tentu Bisa ,
Pertama-tama Yakinkan dalam diri Kita Bahwa kita Mampu Menggapainya , tidak ada yang tidak bisa didunia ini … Orang lain aja BISA , Kenapa kita engga ?? Yes We CAN !!!

Sesuatu yang tidak mungkin akan menjadi mungkin, contohnya saja saya, mungkin 15 tahun yang akan datang , saya menjadi DAI kondang , Ustad AZY ( Ahmad Zaki Yusuf ) dan bergelar Al Mukarram Al Ustad KH. Ahmad Zaki Yusuf . . . ahahahaha. Mungkin Gaaakk ??? Mungkinn Donkk …

Klw kita terus berusaha, dan berdoa … Niscaya kelak kita akan mencapainya . . . PERCAYALAH !!!

Karena sukses itu tak akan datang bagi mereka yang hanya menunggu dan tak berbuat apa-apa, tapi bagi mereka yang selalu berusaha mewujudkan mimpinya..
 Klw ada kemauan pasti ada Jalan … Mimpikan yang kau mau , dan kejarlah impianmu itu terus berusaha dan berdoa, Bakar semangat, ayo kejar mimpi, kita pasti bisa. . .

Monday, 3 March 2014

Tips bagi yang ingin Kuliah

Saya kali ini akan berbagi beberapa Tips bagi antum sekalian yang ingin Kuliah.

Tapi sebelum saya menjelaskan tips-tips tersebut, saya ingin menekankan bahwa Kuliah itu Bukan Untuk Mencari Kerja, jalanin aja dulu Kuliahmu, belajar dengan serius dan giat, masalah kerja itu Gampang.
Kalo kita berprestasi di Kuliahan, bukan kita yang mengemis-ngemis minta pekerjaan, justru orang lain lah yang datang ke Kita menawarkan kerjaan. Insya'Allah.

Kuliah itu waktunya kita mencari jati diri Sebagai khalifah yang bisa memberi manfaat pada lingkungannya, Waktunya mencari ilmu..Karena dengan ilmu kita bisa berbahagia diDunia dan Akhirat. Waktunya kita diuji oleh Tuhan..dengan kebebasan masa kuliah..apakah kita manfaatkan dengan bijak..atau dengan sia-sia..Waktunya untuk belajar menjalin silaturrahim dengan orang-orang di sekitar kita. Jadi janganlah kita Kuliah karena untuk kerja semata, jangan bermental pembantu . . . jadilah mental pemimpin atau seorang wirausaha yang menolong banyak orang.

Beberapa Tips bagi yang ingin Kuliah :

1. SUKA
Kita harus menyukai Jurusan apa yang akan kita pilih nantinya. Agar nanti kita menjalanin Aktifitas di Jurusan tersebut dengan hati ikhlas, senang, dan menikmatinya. Jangan memilih jurusan karena Prospek Kerja atau Kompetisi Lulusannya bakal jadi apa. Jika kita memilih Jurusan yang sama sekali tidak kita sukai, maka itu seperti kita menjatuhkan diri sendiri ke Neraka, sungguh menyiksa.

2. BAKAT
Nah, perlu diketahui dalam memilih jurusan nanti di Kuliah'an, kita dianjurkan mempunyai Bakatnya di Jurusan tersebut, agar kita tambah menguasainya . . . atau bahkan menjadi Ahli dalam jurusan itu. Walaupun Prospek Kerja dari lulusan jurusan tersebut sedikit, tapi jangan khawatir, kalo kita memang Ahli  dan berbeda dari orang lain, Insya'Allah masalah kerjaan itu Gampang.

3.JADILAH LUAR BIASA
Saat antum udah Kuliah, jangan jadi orang biasa yang sama seperti Mahasiswa/i lainnya, jadilah Orang yang Luar Biasa , kearah positif misal Prestasi, Nilai, atau suatu Bakat tertentu. Jangan sama kaya orang lain, kita harus beda, kita ini Luar Biasa, jika antum sama seperti yang lainnya maka belajarlah jadi orang yang Luar Biasa . . . jika ada kemauan pasti ada jalan.

4.BERKAH
Banyak orang yang Pintar di sekolah/Kuliah, tapi pada akhirnya mereka GAGAL. kenapa mereka jadi GAGAL ??? itu karena ilmu mereka tidak Berkah, bagaimana cara supaya ilmu kita menjadi Berkah dan Bermanfaat ?? Pertama, niatkan segala sesuatunya karena Allah sahaja. Kedua, hormat, berbuat baik, dan muliakanlah guru-guru kita , jangan bikin mereka marah kepada kita agar kita mendapat Ridha dari mereka atas ilmu ilmu yang diberikan kepada kita. kalau ada salah sama guru, kita harus minta maaf. Ketiga, kita harus berbakti kepada Orang Tua kita, jadilah anak berbakti. Keempat, berusaha dibarengi berdoa kepada Allah, lalu berTawakallah kepada Allah.
kenapa Mesti Bertawakal kepada Allah ?? saya kiaskan seperti ini : Jika kita memiliki sebuah toko, lalu kita serahkan kepada seseorang untuk mengatur toko tersebut, orang itu lebih pintar,kuat,kreatif,kaya, Lebih segalanya. Tentu kita akan lebih percaya, tenang dan senang jika kita serahkan untuk mengatur toko kita kepada orang tersebut. Begitulah, Allah maha Segalanya daripada kita makhluk yang Lemah ini, setelah kita Berusaha dan Berdoa, kita Serahkanlah lagi segala sesuatunya kepada Allah.

Kuliah itu susah…
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang

Kuliah itu Takut…
Takut untuk Korupsi
Takut untuk makan yang bukan haknya

Kuliah itu malu…
Malu menjadi benalu
Malu minta melulu

Kuliah itu Marah…
Marah bila martabat bangsa dilecehkan

Kuliah itu Mencuri…
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi

Kuliah itu Tidak ada…..
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asa

Kuliah itu aku….
aku untuk INDONESIAKU

Created By Ahmad Zaki Yusuf (AZY) / Zaky Praditya , jika ada kritik atau saran, silahkan email saya atau koment di artikel ini.

Monday, 30 September 2013

Usaha Keras Menimba Ilmu

Sebaiknya seorang pelajar berusaha memaksa diri sendiri untuk meraih ilmu, bersungguh-sungguh dan rajin dengan cara menghayati keutamaan ilmu.
Karena sesungguhnya ilmu itu abadi, sedang harta benda itu akan binasa.

sebagaimana dikatan oleh Ali bin Abi Thalib :
" Aku rela dengan bagian yang diberikan oleh Allah ilmu untukku dan harta benda untuk musuh-musuhku"
" Karena harta benda akan binasa dalam jangka pendek, sedang ilmu akan abadi dan tidak akan musnah. "

Ilmu yang bermanfaat akan tetap dikenang sekalipun orang yang berilmu itu sudah wafat, karena itulah ilmu itu disebut kekal abadi.

Syekh Hasan Bin Ali berkata :
" Orang-orang bodoh itu sudah mati sebelum mereka mati, dan orang-orang pandai itu masih tetap hidup meskipun sudah mati"

Imam Burhanuddin bertutur :
" Ilmu adalah cahaya dari segala cahaya yang menuntun seseorang dari kebutaan, sedang orang bodoh sepanjang masa berjalan dalam kegelapan "

Jika kita ingin menjadi orang sukses, kita harus bekerja keras, giat belajar, sering membaca, dan tak lupa berdoa kepada Allah SWT.
Bersemangatlah menimba ilmu, untuk masa depan yang lebih baik

Bait Penyemangat

Bukanlah kesabaran jika berbatas
Bukanlah keyakinan jika masih ada kebimbangan
Sekali lagi kenapa kau ragu terhadap perjuangan ini ?

Bukankah Allah sudah berjanji
Dia akan menguatkan kamu jika kamu bersabar
Bersabarlah dalam proses kehidupan

Ingatkah kau akan kupu-kupu yang indah
Bukankah dia lama dalam fase kepompongnya

Ingatkah kau akan Siti Hajar
Ketegaran dia hidup sendirian di padang gersang
Katanya kau ingin sekuat Siti Hajar ?

Bukankah kau telah berucap
Akan setia di jalan ini
Mengikatkan janji perjuangan
Kenapa sekarang berputus asa ?

Padahal, tinggal beberapa tangga lagi yang akan kau akhiri

Ingatkah kau ?
Bahwa intan itu tercipta dengan tekanan dan suhu tinggi
Katanya ingin segemilang intan ?

Maju . . . Maju . . . Maju
Jangan mau menyerah oleh keadaan
Atau kau akan terlindas oleh zaman

Thursday, 26 September 2013

Menembus Batas

Keterbatasan dalam hidup kita akan selalu ada. Tapi, terserah kita untuk melihat bagaimana batas itu akan menghalangi kita untuk maju. Batas penghalang kemajuan setiap orang itu berbeda. Ada yang khusus, tapi ada yang kombinasi.

Banyak orang yang ingin maju, tapi kemajuan kerap dihambat oleh batas-batas, seperti kemiskinan, tidak lengkapnya keluarga karena kematian orang tua, sakit dan cacat, dan segala konsekuensinya. Stok permasalahan hidup memang tidak pernah kosong, selalu ada.

Jangan pernah untuk Putus Asa Akut. Memang, ada masa memprotes Tuhan, masa mengeluh, masa malas, masa tidak berdaya, tapi kemudian diikuti oleh masa kerja keras, tabah, sabar, dan akhirnya diberi jalan kemudahan.

Menembus batas memang hanya bisa dilakukan dengan tidak berhenti ketika derita datang, tapi terus tegak, bangkit, dan bangun mengatasi semua cobaan. Bergerak dengan mengatupkan rahang, menggigit bibir, dan mengepalkan tangan. Inilah yang memungkinkan kita bisa menembus batas.

Tapi, ada satu hal, jangan menyerah, terus melangkah, menabrak batas-batas semu yang diciptakan problem dan persepsi orang, dan hadiah untuk para penembus batas adalah keberhasilan, ketenangan, dan kemenangan.

"Menyerah berarti menunda masa senang pada masa yang akan datang"

(  Dikutip dari Buku 'Berjalan Menembus Batas' )

Definisi Kesungguhan

Ada sepotong kisah dari mulut ke mulut tentang kiai Imam Zarkasyi yang mendirikan Gontor. Beliau pernah memberikan pengarahan khusus kepada para santri dengan membawa alat peraga. Pak Kiai berdiri didepan para santrinya dengan membawa dua golok. Golok ditangan kanannya tajam berkilat-kilat baru diasah. Sementara itu, yang sebelah kiri tampak sudah berkarat.

Dengan raut muka santai, Pak Kiai lalu menggengam golok yang tajam dan menebaskannya ke sebatang kayu. Tapi, sedikit lagi menyentuh kayu itu, ayunan golok terhenti. Rupanya Kiai mengalihkan perhatian kepada para murid dan mengajak mereka mengobrol. Sambil tetap mengobrol, ayunan diteruskan ke arah kayu dengan santai. Kayu tadi bergeming, tidak terputus dua. Lalu, beliau berhenti.

Kemudian, beliau beralih menghunus golok tumpul dan karatan. Kali ini raut muka beliau sangat serius. Lalu, dengan sepenuh tenaga, dia mengayun golok karatan dengan cepat ke arah kayu. Duk ! Golok menghajar kayu. Tidak terjadi apapun. Tapi, Kiai tidak menyerah, dia mengulang-ulang hal yang sama sampai akhirnya, Plar ! kayu patah menjadi dua dihajar golok berkarat itu.

Pak Kiai menjelaskan hikmah dari jurus golok itu. Orang pintar bagaikan golok tajam. Tapi, kalau tidak serius dan malas-malasan, belum tentu golok tajam ini akan mampu menebas kayu. Kepintaran akan mubazir tanpa aksi sungguh-sungguh.

Sementara itu, orang yang tidak pintar diibaratkan dengan golok karatan. Walau otak tidak gemilang, kalau terus bekerja keras dan tidak lelah mengulang-ulang usaha, lambat laun akan berhasil. Apalagi, kalau golok karatan diasah dengan rajin dan kemampuan terus dilatih. Konon Abraham Lincoln berkata, " Kalau saya punya delapan jam untuk menebang  pohon, akan saya gunakan enam jam pertama untuk mengasah Kapak. "

Usaha dan persiapan yang sungguh-sungguh akan mengalahkan usaha yang biasa-biasa saja. Kalau bersungguh-sungguh akan berhasil, kalau tidak serius akan gagal !!!


Agar Impian tak menjadi Angan-Angan

Berawal dari keberanian untuk punya cita-cita atau impian. Bukan sekedar impian, melainkan sebuah impian yang diperjuangkan dengan teguh dan habis-habisan.
Menurut saya, harapan dan impian yang diingat-ingat terus dalam hati adalah doa kita. Makanya, bermimpilah setinggi-tingginya, jangan pernah meremehkan impian kita karena sungguh tuhan itu Maha Mendengar, walau impian itu kita simpan jauh di pedalaman hati.

Impian itu tidak terjadi begitu saja, tidak langsung tumbuh besar, tapi melalui proses yang panjang. Apalah gunanya cita-cita tinggi kalau berhenti jadi angan-angan saja. Bukan cita-cita namanya kalau tidak diperjuangkan habis-habisan. 

Menurut saya kunci keberhasilan menggapai cita-cita adalah kombinasi yang kuat antara Usaha, kesungguhan, Doa, dan keikhlasan. sungguh-sungguh tanpa doa tidak lengkap. Sungguh-sungguh dan berdoa tidak sempurna tanpa keikhlasan.

Kesungguhan artinya mengusahakan apa pun itu dengan energi dan usaha ekstra, di atas usaha rata-rata orang lain. Going the extra miles "I'Malu Fauqa Ma Amiluu" . Kalau melebihkan usaha di atas rata-rata, biasanya hasilnya juga akan di atas rata-rata. Di atas rata-rata, biasanya menjadi yang terbaik.

Jika halangan menghadang, jangan pernah mau kalah. Bangkitlah dengan tekad dan doa. Hanya itu yang membuat kita menjadi manusia dan membedakan kita dari binatang. Manusia dianugerahi kemampuan untuk bercita-cita, berusaha, dan berdoa. Sesungguhnya, setelah kesulitan ada kemudahan. Setelah kita jatuh, ruangan yang kosong hanya ke atas, untuk menjadi lebih baik, menjadi lebih kuat.

" Berlelah-Lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang "
-Imam Syafi'i-

Motivasi 1

Keterbatasan, baik fisik, materi, maupun lingkungan terkadang menjadi dalih untuk tidak dapat meraih impian. 

Padahal,  MAN JADDA WAJADA "Siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil"
Kesungguhan menumbuhkan harapan, sikap positif, dan memperbesar peluang berhasil bagi yang melakukannya.


Dari pepatah Arab tersebut, membuktikan kekurangan akan menjadi suatu kekuatan, dan keterbatasan bukanlah halangan dalam meraih keberhasilan. Bangkitkan semangat untuk bangkit menembus batas.

Ayo, tularkan semangat berusaha dan berjuang semaksimal mungkin. Bahkan, langit kini tak lagi menjadi batas !!!

WELCOME TO MY BLOG

Di Blog ini anda akan disuguhkan dengan kata-kata Motivasi dan berbagai cerita yang menginspirasi kalian semua :)